Strategi Pengelolaan Objek Wisata Kumele Lakua dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Banabungi Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton
DOI:
https://doi.org/10.55340/administratio.v14i3.2059Keywords:
Pendapatan Asli Desa, Pengelolaan, Wisata DesaAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pengelolaan objek wisata Kumele Lakua dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Desa Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, menggunakan purposive sampling terhadap pemerintah desa, pengelola wisata, dan masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya pembenahan infrastruktur dan peran serta masyarakat, strategi pengelolaan masih kurang terstruktur dan menghadapi tantangan seperti keterbatasan anggaran, promosi minim, kapasitas kelembagaan rendah, serta regulasi yang kurang mendukung. Penelitian ini menyimpulkan perlunya penguatan strategi kolaboratif berbasis potensi lokal serta peningkatan kapasitas masyarakat dan pemerintah desa agar pengelolaan objek wisata ini bisa memberi kontribusi signifikan terhadap PADes dan perkembangan ekonomi desa. Batasan penelitian ini adalah fokus pada aspek strategi pengelolaan tanpa membahas aspek teknis operasional secara mendalam.
Downloads
References
Bass, B. M., & Riggio, R. E. (2006). Transformational Leadership (2nd ed.). Psychology Press.
Bramwell, B., & Lane, B. (2012). Sustainable tourism: A critical review. Journal of Sustainable Tourism, 20(1), 1–14.
Cooper, C., Fletcher, J., Gilbert, D., Hopkin, D., & Shepherd, R. (2005). Tourism: Principles and Practice (3rd ed.). Prentice Hall.
Inskeep, E. (1991). Tourism Planning: An Integrated and Sustainable Development Approach. Wiley. https://books.google.co.id/books?id=8uvKAgAACAAJ
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2022). Rencana Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2020-2024. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Middleton, V. T. C. (1999). Marketing in Travel and Tourism (3rd ed.). Butterworth-Heinemann.
Mill, R. C. (2007). Tourism Management: Analysis, Planning, and Evaluation (4th ed.). Prentice Hall.
Miller, L., & Brown, K. (2021). Challenges and opportunities in private sector engagement for sustainable tourism development. Journal of Sustainable Tourism, 29(4), 678–695.
Moleong, L. J. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Mulgan, G. (2009). The Art of Public Strategy: Mobilizing Power and Knowledge for the Common Good. Oxford University Press.
Osborne, D., & Gaebler, T. (2020). Reinventing Government: How the Entrepreneurial Spirit Is Transforming the Public Sector. Plume.
Pearce, D. G. (2005). Tourist Behavior: Themes and Contexts. Blackwell Publishing.
Pearce, J. A., & Robinson, R. B. (2008). Strategic Management: Formulation, Implementation, and Control. McGraw-Hill.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. (2018).
Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah. (2020).
Porter, M. E., & Kramer, M. R. (2011). Creating shared value. Harvard Business Review, 89(1/2), 62–77.
Saldaña, M. B. M. A. M. H. J. (2014). Qualitative Data Analysis; A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications Inc.
Siregar, N. K., & Handayani, W. (2020). Pengelolaan objek wisata dan dampaknya terhadap pendapatan masyarakat lokal. Jurnal Manajemen Indonesia, 20(2), 135–148.
Smith, J., & Jones, A. (2020). Public-private partnerships in community-based tourism. Annals of Tourism Research, 80, 102845.
Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Handbook. Responsible Ecological Social Tour. https://books.google.co.id/books?id=3gvxAAAACAAJ
Suansri, Potjana. (2003). Community-based tourism in the North of Thailand. In T. H. M. van der Poel & P. M. van der Poel (Eds.), Tourism: The Local Dimension (pp. 12–20). Multireprint.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Suhartono, & Widyastuti, D. (2019). Peran Badan Usaha Milik Desa dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Indonesia, 15(2), 110–125.
Tosun, N. (2000). Community participation and empowerment in the development of tourism: Ouranos, Greece. Tourism Management, 21(4), 401–417.
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan. (2009).
UNWTO. (2023). World Tourism Barometer (Vol. 21, Issue 2). World Tourism Organization (UNWTO).
Yeoman, I., & Maxwell, R. (2011). The future of event tourism: Evolution, revolution or stalemate? Journal of Tourism Futures, 1(2), 83–91.
Yukl, G. (2013). Leadership in Organizations (8th ed.). Pearson.



