Genesa Endapan Nikel Laterit di Kabaena Barat, Sulawesi Tenggara
Keywords:
Genesa Nikel, Nikel Laterit, Kabaena BaratAbstract
Pembentukan nikel di suatu daerah dipengaruhi oleh batuan asal, topografi, struktur, iklim, waktu dan proses kimia. Secara umum faktor batuan asal, iklim dan waktu merupakan faktor yang relatif sama untuk suatu daerah yang berdekatan sehingga yang membedakan kadar nikel umumnya dipengaruhi oleh faktor lain yaitu kondisi topografi dan proses kimia suatu daerah. Kondisi topografi akan berpengaruh terhadap pelapukan dan proses kimia yang terjadi pada batuan asal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara topografi dengan pembentukan limonite dan saprolit di Kabaena Barat, Pulau Kabaena. Data yang digunakan yaitu data bor yang berisi lapisan limonite, saprolite dan batuan dasar. Hasil analisis korelasi data bor menunjukkan bahwa terbentuknya endapan nikel di Kabaena Barat sangat dipengaruhi oleh kondisi topografi.
Downloads
References
M. B. Revuelta, Mineral Resources: From Exploration to Sustainability Assessment. Springer International Publishing AG, 2018.
K. C. Misra, Understanding Mineral Deposit. Kluwer Academic Publisher, 1999.
L. Robb, Introduction to Ore-Forming Processes. Blackwell Publishing, 2005.
C. R. M. Butt, M. J. Lintern, and R. R. Anand, “Evolution of regoliths and landscapes in deeply weathered terrain – implications for geochemical exploration,” Ore Geol. Rev., vol. 16, 2000.
C. R. M. Butt and D. Cluzel, “Nickel Laterite Ore Deposits: Weathered Serpentinites,” Elements –An International Magazine of Mineralogy, Geochemistry, and Petrology, pp. 123–128, 2013.
V. Berger, D. Singer, J. Bliss, and B. Moring, “Ni-Co Laterite Deposits of the World—Database and Grade and Tonnage Models,” 2011.
Google, “Peta Pulau Buton,” 2021.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Akademika Jurnal
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.