Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/kambampu
<p align="justify"><strong>Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> memuat artikel hasil pengabdian kepada masyarakat yang termasuk dalam pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, kewirausahaan sosial, pendidikan keluarga baik nonformal dan informal, serta kegiatan pengabdian lainnya. Kamba Mpu diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Terbitan Pertama pada bulan Juni 2023.</p>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dayanu Ikhsanuddinen-USKamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat2988-3695Pendampingan dan Penjurian Kegiatan Lomba UNESCO VIII (Unidayan English Competition) dalam peningkatan kompetensi bahasa Inggris siswa se-Kepulauan Buton
https://ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/kambampu/article/view/1789
<p><em>Lomba UNESCO VIII (Unidayan English Competition) se-Kepulauan Buton tahun 2024 merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasisawa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Kompetensi ini melibatkan siswa pada tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kepulauan Buton untuk mengukur keterampilan bahasa Inggris mereka dan berfungsi sebagai seleksi untuk menemukan siswa-siswi terbaik yang akan mewakili kabupaten/kota di tingkat provinsi Sulawesi Tenggara. Sebagai bagian dari Pengabdian kepada masyarakat dan dukungan terhadap perkembangan Pendidikan bahasa inggris di kepulauan Buton, Universitas Dayanu Ikhsanuddin melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris berperan aktif dalam kegiatan ini dengan Dosen bertindak sebagai koordinator dan juri lomba dalam menkordinasikan teknikal lomba dan menilai kemampuan peserta. Lomba terdiri dari empat kategori, yakni Poetry (30 peserta, SD), Storytelling (23 peserta, SMP), Ranking I (19 peserta, SMP), dan Public Speaking (10 peserta, SMA). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Baruga La Ode Malim, Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau, dengan standar dan pedoman lomba yang telah disepakati bersama pihak sekolah. Evaluasi keberhasilan dilakukan dengan meninjau tingkat partisipasi, kualitas penampilan berdasarkan rubrik penilaian standar, serta umpan balik dari peserta dan guru pendamping. Hasil lomba menunjukkan bahwa juara pertama bidang Poetry diraih oleh Aswatun Husna (SDN 3 Nganganaumala) dengan nilai 280, sementara Public Speaking dimenangkan oleh Nahla Fuadi (SMA Negeri 2 Baubau) dengan skor 90,2. Untuk lomba Ranking I, sistem gugur diterapkan hingga tersisa tiga peserta terbaik, dengan Yasmin Aninda Dayani (SMPN 1 Baubau) sebagai pemenang utama. Seluruh pemenang telah dipilih melalui proses penjurian yang transparan dan objektif. Lomba ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa, memotivasi mereka dalam pembelajaran bahasa Inggris, serta memperkuat jejaring akademik antar sekolah. Para pemenang akan mewakili Kepulauan Buton di tingkat yang lebih tinggi, sehingga kompetisi ini diharapkan terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.</em></p>Saifullah SaifullahBaharudin BaharudinLa MidoEsa Penilta Amiruddin
Copyright (c) 2024 Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2024-12-312024-12-31222910.55340/kambampu.v2i2.1789Menjadi Generasi Emas: Pentingnya Pendidikan di Era Digital
https://ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/kambampu/article/view/1790
<p>Perkembangan era digital yang masif menuntut generasi muda memiliki literasi pendidikan dan teknologi untuk bersaing secara global. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya pendidikan sebagai fondasi meraih peluang yang baik di era digital. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi melalui presentasi <em>power point</em> interaktif, dilanjutkan sesi tanya jawab untuk mendiskusikan tantangan dan solusi penerapan pendidikan berbasis digital. Hasil evaluasi menunjukkan antusiasme peserta dalam menyimak materi, ditandai partisipasi aktif selama diskusi serta peningkatan kesadaran akan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran. Kesimpulannya, pendidikan di era digital tidak hanya memerlukan penguasaan teknis, tetapi juga pembentukan karakter kritis, kreatif, dan adaptif sebagai pondasi Generasi Emas 2045. Kegiatan ini menjadi stimulus awal bagi siswa untuk memanfaatkan kemajuan digital secara positif guna mendukung keberhasilan pendidikan berkelanjutan.</p>Rahmatia RahmatiaWa Ode HanafiahNining SyafitriBaharudin AduSanaria ManebaDian LestariBaharudin BaharudinSardiana SardianaEsa Penilta AmiruddinSaifullah Saifullah
Copyright (c) 2024 Kamba Mpu: Jurnal Pengabdian Masyarakat
2024-12-312024-12-31303210.55340/kambampu.v2i2.1790