https://ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/sosiologi/issue/feedJurnal Sosiologi Miabhari2026-03-27T21:55:38+08:00Admin LPPMlppm.und@gmail.comOpen Journal Systems<p>The Journal of Sociology Miabhari (JSM), affiliated with LeRIn - Dayanu Ikhsanuddin University, is dedicated to disseminating the results of both theoretical and empirical research studies in the field of Sociology. The term "Miabhari," etymologically translating to "Society," vividly encapsulates the fervent drive to promote sociological understandings, dissecting topics ranging from social phenomena, societal structures, social interactions, to the dynamics of change and social dynamics. Scholars, social researchers, activists, and practitioners in the realms of social sciences and humanities are warmly invited to contribute to this platform. The publication schedule involves quarterly intervals per issue, totaling thrice a year (per volume), specifically on July, and January.</p>https://ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/sosiologi/article/view/2087Persepsi Masyarakat Tentang Pengangguran Terdidik Di Desa Lentea Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi2026-03-27T21:55:38+08:00Wa Ode Rohmiati Mandatirohmiatiwaode@gmail.comHartini Aminhartiniamin@gmail.comEnjeli Enjelienjeli1705@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap pengangguran terdidik serta faktor-faktor penyebabnya di Desa Lentea Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi. Fenomena pengangguran terdidik menjadi permasalahan sosial karena pendidikan tinggi tidak selalu sejalan dengan ketersediaan lapangan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari lulusan sarjana yang belum bekerja serta aparat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki persepsi negatif terhadap pengangguran terdidik dan beranggapan bahwa pendidikan tinggi tidak menjamin pekerjaan yang layak. Faktor penyebab pengangguran meliputi faktor internal seperti rendahnya motivasi dan ketergantungan, faktor pendidikan berupa kurangnya keterampilan, serta faktor ekonomi seperti keterbatasan lapangan kerja dan modal usaha. Fenomena ini berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan tinggi serta memengaruhi minat melanjutkan pendidikan.</p>2026-01-31T00:00:00+08:00Copyright (c) 2026 Jurnal Sosiologi Miabhari