KAJIAN DISTRIBUSI DAN KONDISI KARAKTERISTIK DASAR PERAIRAN PADA EKOSISTEM TERUMBU KARANG DENGAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT DI PULAU KALEDUPA KABUPATEN WAKATOBI

Authors

  • Alim Setiawan Universitas Dayanu Ikhsanuddin

DOI:

https://doi.org/10.55340/aqmj.v2i1.245

Keywords:

terumbu karang, citra satelite, pulau kaledupa, kabupaten wakatobi

Abstract

Tipe habitat terumbu karang yang cukup banyak di Pulau Kaledupa memberikan peluang yang besar bagi tumbuhnya berbagai jenis organisme sehingga tergolong biodiversitas terumbu karang yang sangat tinggi (karang dan ikan karang). Hal ini didukung oleh kondisi oseanografi yang dinamis juga dipengaruhi oleh musim. Pulau Kaledupa dikategorikan sebagai wilayah yang unik karena memiliki ketiga komponen utama wilayah pesisir yaitu mangrove, lamun dan terumbu karang. Dari ketiganya ternyata ekosistem terumbu karang yang mendapat tekanan degradasi yang sangat besar karena sering dimanfaatkan dalam aktifitas masyarakat di pulau tersebut. Tujuan dari Penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Mengetahui distribusi karakteristik dasar perairan dan mempelajari perubahan daerah terumbu karang pada kedalaman sekitar 0 – 10 meter di Pulau Kaledupa melalui pengembangan algoritma yang mengkombinasikan dua kanal sinar tampak Citra Landsat TM selama kurun waktu empat tahun melalui Citra Satelit Landsat TM tahun 2005 dan 2009 serta penyebab perubahanya. 2) Menganalisis prioritas pemanfaatan yang optimal dalam pengelolaan terumbu karang di Pulau Kaledupa serta kebijakan dalam mengatasi permasalahan. 3) Menganalisis fungsi dan kewenangan dari setiap lembaga yang terkait dengan pengelolaan terumbu karang di Pulau Kaledupa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey, yaitu dengan wawancara dan observasi langsung dilapangan.  Analisis data yang digunakan yaitu analisis spasial model Lyzenga, Analisi persentase tutupan karang  dan analisi kebijakan dan prioritas pemanfaatan dengan menggunakan Analisis Hirarki. Hasil analisis Citra Satelit tahun 2005 diperoleh nilai luasan tutupan karang hidup 8002.26 m2 dan Citra Satelit tahun 2009 di peroleh nilai luasan 5412.87. Monitoring kondisi terumbu karang di Pulau Kaledupa dilakukan pengamatan tansek PIT sebanyak 6 titik dan Persentase Penutupan Karakteristik Dasar Perairan di Pulau Kaledupa Bulan Maret 2012 (41,52 %). Melihat persentase tutupan terumbu karang di pulau ini, maka tutupan karang perairan ini termasuk dalam kategori “sedang”. Dari hasil analisis pemanfaatan terhadap keberadaan terumbu karang di perairan Pulau Kaledupa sebagai kawasan konservasi dengan nilai manfaat yang terbesar yaitu dengan bobot 0.488 dan nilai bobot terendah dengan alternative pengelolaan sebagai daerah penangkapan ikan dengan bobot nilai 0.056 dan merupakan prioritas ke empat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alcala, C.A., W. Kastoro, M. Fortes., 1991. Remote Sensing of the Coastal Zone: An Australian Perspective.Proceeding of the Regional Symposium on Living Resources in Coastal Areas, Manila. Philippines.

Bakosurtanal, 1997.Katalog Data Inderaja.Berita Bank Data Inderaja Volume 3 No.2 pusat PemanfaatanPenginderaanjauh LAPAN. Jakarta.

CRITC, 2011. Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Wakatobi. Kondisi Kesehatan Terumbu Karang di Daerah Perlindungan Laut, Kabupaten Wakatobi

Just another WordPress.com site.2011.Profil Coremap II Wakatobi.

Lillesand, T.M. dan R.W. Kiefer., 1990.Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra (terjemahan dari “Remote Sensing and Image Interpretation”oleh Dulbari).Gajah Mada University Press.Yogyakarta.

Mansyur, A., 2010 .Pengelolaan Perairan Pesisir Gugus Pulau Kaledupa Untuk Usaha Budidaya Rumput laut.Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Nontji, A., 1987. Laut Nusantara.Djambatan. Jakarta.

Nybakken, I.W., 1988. Biologi Laut Suatu Pendekatan Ekologis. PT Gramedia Jakarta. Jakarta.

RTRW, 2010.Kabupaten Wakatobi.

Siregar, V., 1995.Pemetaan Terumbu Karang dengan Menggunakan Kombinasi Citra Satelit SPOT-1 Kanal XS1 dan XS2.Aplikasi pada Karang Congkak dan Karang Lebar Di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Bulletin PSP Volume 1 Nomor 1.Institut Pertanian Bogor. Bogor

Suharsono,1981. Beberapa Penyebab Kerusakan Terumbu Karang.

Lembaga Oceanologi Nasional – LIPI. Jakarta.

Susetiono, P. Swasti, Supono dan Dharmawan, I.W.E. 2010. Penyusunan Panduan Evaluasi Efektivitas Pengelolaan untuk Kawasan Konservasi Laut di Indonesia. CRITC COREMAP II - LIPI. Jakarta. viii + 92 pp.

Downloads

Published

2014-05-01

How to Cite

Setiawan, A. (2014). KAJIAN DISTRIBUSI DAN KONDISI KARAKTERISTIK DASAR PERAIRAN PADA EKOSISTEM TERUMBU KARANG DENGAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT DI PULAU KALEDUPA KABUPATEN WAKATOBI. AquaMarine (Jurnal FPIK UNIDAYAN ), 2(1), 22-32. https://doi.org/10.55340/aqmj.v2i1.245