Evaluasi Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal di Bidang Kesehatan di UPTD Kecamatan Tomia
DOI:
https://doi.org/10.55340/jbi.v2i1.1806Keywords:
Evaluasi, Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal, UPTD KesehatanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja dalam Pelaksanaan Standar pelayanan Minimal Di Bidang Kesehatan di UPTD Puskesmas Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi Tahun 2020. Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif adalah metode penelitian digunakan untuk penelitian pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawan eksperimen) di mana penelitian adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan dengan tri-anggurasi (gabungan) analisis data bersifat induktif atau kualitatif, dan penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Hasil penelitian menunjukkan 1) Evaluasi Pelaksanaan Standar pelayanan Minimal di UPT Puskesmas Tomia telah dilaksanakan sesuai standar yang ditentukan dapat dilihat dari hasil capaian pelayanan yang makin tahun makin meningkat dan sebagian besar memenuhi angka yang telah ditetapkan, hasil tersebut dapat dilihat dari tabel Laporan Hasil Capaian SPM Bidang Kesehatan UPTD Puskesmas Tomia Tahun 2020. 2) Kendala-kendala yang dihadapi Puskesmas Kecamatan Tomia terkait Evaluasi Pelaksanaan Standar pelayanan Minimal di Bidang Kesehatan yaitu a) Sumber Daya Manusia (SDM) perlu dilakukan penambahan karna terjadi kekosongan di antaranya Rekam Medik, Kesehatan Keliling, Supir Ambulans Bidan dan Perawat yang berstatus PNS yang masih kurang dan Beberapa bidang lain. b) Sarana Prasarana UPTD Puskesmas Tomia masih kurangnya fasilitas kesehatan seperti laboratorium, obat-obatan dan beberapa bangunan kesehatan yang sudah tidak layak pakai.
Downloads
References
Alkin, M. C. (2004). Evaluation roots: Tracing theorists’ views and influences. Sage Publications.
Donabedian, A. (1980). The definition of quality and approaches to its assessment. Health Administration Press.
Hardiyansyah. (2011). Kualitas pelayanan publik: Konsep, dimensi, indikator, dan implementasinya. Gava Media.
Kepmenkes RI. (2000). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 951/Menkes/SK/ VI/2000 tentang Upaya Kesehatan Dasar di Puskesmas. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lababa, D. (2008). Evaluasi program: Sebuah pengantar. Surya Dharma.
Levey, S., & Loomba, N. P. (1973). Health care administration: A managerial perspective. Lippincott Williams & Wilkins.
Muninjaya, A. A. G. (2011). Manajemen mutu pelayanan kesehatan. EGC.
Pasolong, H. (2012). Metode penelitian administrasi. Alfabeta.
Permenkes. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI.
Subarsono, A. G. (2008). Analisis kebijakan publik. Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2010). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Undang-Undang. (1992). UU Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. Pemerintah Pusat.
Undang-Undang. (2009). UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Pemerintah Pusat.
Undang-Undang. (2018). UU Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Pemerintah Pusat.
Widoyoko, S. E. P. (2013). Evaluasi program pembelajaran: Panduan praktis bagi pendidik dan calon pendidik. Pustaka Pelajar.