Analisis Biaya Operasional Kapal Tradisional

Authors

  • Rachmat Hidayat Dairi Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • Anjasmara Anjasmara Universitas Dayanu Ikhsanuddin

DOI:

https://doi.org/10.55340/jmi.v14i2.2005

Keywords:

Transportasi, Pelabuhan, Tarif Angkutan, Biaya Operasi Kapal

Abstract

Pembangunan daerah sangat bergantung pada peran transportasi. Desa Batuatas Barat merupakan salah satu titik singgah kapal penumpang pada rute Batuatas–Baubau. Penelitian ini bertujuan menganalisis Biaya Operasional Kapal (BOK) dan kesesuaian tarif penumpang pada trayek Tarafu Baubau–Batuatas berdasarkan Permenhub No. 66 Tahun 2019. Hasil analisis menunjukkan BOK KM. Cahaya Berdikari sebesar Rp370.904.000 per tahun atau Rp3.863.583 per trip, sedangkan KM. Bukit Wambongi sebesar Rp326.711.200 per tahun atau Rp3.403.242 per trip. Dengan load factor 60%, tarif dasar KM. Cahaya Berdikari adalah Rp46.363 per penumpang dan Rp386.358 per motor, sementara KM. Bukit Wambongi sebesar Rp51.049 per penumpang dan Rp408.389 per motor. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi berkala BOK dan penyesuaian tarif agar sesuai dengan tarif dasar yang ditetapkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisasmita. (2011). Manajemen Pemerintah Daerah. Edisi pertama. Graha Ilmu. Yogyakarat.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Kabupaten Buton Selatan. Indeks Jumlah Penduduk Kecamatan Batuatas.

Chairul. (2015). Keseimbangan antara Pendapatan dan Biaya Operasional Kapal Penyeberangan Lintas Jangkar-Kalianget. Jurnal. Manajemen Transportasi & Logistik (JMTransLog). Vol. 02. No. 01. Maret 2015.

Hidayat, R., & Pratama, A. (2022). Analisis Biaya Operasional Kapal dalam Meningkatkan Efisiensi Transportasi Laut. Jurnal Transportasi Maritim, 14(2), 85–94.

Kamaluddin, Rustian. (1986). Ekonomi Transportasi. Jakarta Ghalia Indonesia.

Kementrian Perhubungan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 66 Tahun 2019. Tentang Mekanisme Penetapan dan Formulasi Perhitungan Tarif Angkutan Penyeberangan.

Kramadibrata Soedjono. (2002). Perencanaan Pelabuhan. Bandung: Penerbit ITB.

Lidwina. (2009). Evaluasi kelayakan tarif angkutan umum perkotaan berdasarkan biaya operasional kendaraan di Serang-Banten. Skripsi. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Oladele, M. A. (2024). Investing in transportation: An effective road map to sustainable economic growth. International Journal of Humanities, Social Sciences and Education, 11(3).

https://doi.org/10.20431/2349-0381.1103007

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 39 Tahun 2015. Tentang Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Penyeberangan.

Taufiq. (2016). Penerapan Metode Modified Distribution (MODI), dalam Meminimalisasi Biaya Transportasi Pengiriman Barang di PT. Tirta Makmur Perkasa. Jurnal MSA (Matematika dan Statistika serta Aplikasinya). 7(1), 5-10.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008. Tentang pelayanan angkutan penyeberangan.

Wicaksono, A. D., & Nurhayati, E. (2021). Analisis kelayakan pengembangan rute penyeberangan ditinjau dari aspek ekonomi dan permintaan transportasi. Jurnal Transportasi Multimoda, 9(2), 85–96.

Downloads

Published

2025-10-25