Sistem Jaringan Distribusi Perpipaan Air Bersih Di Kecamatan Mawasangka Timur Kabupaten Buton Tengah

Authors

  • Rachmat Hidayat Dairi Universitas Dayanu Ikhsanuddin

DOI:

https://doi.org/10.55340/jmi.v11i1.789

Keywords:

Perencanaan Sistem Jaringan Distribusi, Kebutuhan Air.

Abstract

Untuk Kecamatan Mawasangka, Sistem penyediaan air minum di daerah ini sebagian besar masih menggunakan air sumur dengan tingkat kebersihan masih dalam kategori belum memenuhi standar konsumsi. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui besar kebutuhan air bersih yang dibutuhkan oleh masyarakat Kecamatan Mawasangka Timur dan Merancang suatu sistem pendistribusian air bersih melalui jaringan pipa. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil perhitungan untuk kebutuhan air bersih di Kecamatan Mawasangka Timur dari Tahun 2021-2030 mengalami peningkatan dengan jumlah kebutuhan domestik pada Tahun 2021 adalah 5,714 ltr/org/dtk, dan pada Tahun 2030 adalah 6,930 ltr/org/dtk, kebutuhan non domestik Tahun 2021 adalah 0,857 ltr/org/dtk dan Tahun 2030 adalah 1,040 ltr/org/dtk, kebutuhan rata-rata Tahun 2021 adalah 7,556 ltr/org/dtk dan Tahun 2030 adalah 9,165 ltr/dtk, Kebutuhan harian maksimum tahun 2021 adalah 8,690 ltr/org/dtk dan Tahun 2030 adalah 10,540 ltr/org/dtk, Kebutuhan jam puncak pada Tahun 2021 adalah 13,556 ltr/org/dtk dan Tahun 2030 adalah 16,442 ltr/org/dtk. Metode   pendistribusian   air   bersih   di   Kecamatan Mawasangka Timur menggunakan metode gravitasi dengan analisa Program Epanet 2.0 dan Google Earth Pro

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, Dian V, (2007), Analisa Sistem Kerja Distribusi Air Bersih Kecamatan Banyumanik di Perumnas Banyumanik, Program Pasca Sarjana Magister Teknik Sipil Universitas Diponegoro.

Cowd. M.A, (1991), Kimia Polimer, Ahli Bahasa: Harry Firman, , ITB, Bandung. Damanhuri, Enri, (1989), Pendekatan Sistem Dalam Pengendalian dan Pengoperasian Sistem Jaringan Distribusi Air Minum, Bandung, Jurusan Teknik Lingkungan.

DPU Ditjen Cipta Karya. 1987. Buku Utama Sistem Jaringan Pipa. Diktat Kursus Perpipaan Departemen Pekerjaan Umum Direktoral Jeneral Cipta Karya.

DPU Ditjen Cipta Karya. 1994. Pedoman Kebijakan Program Pembangunan Prasarana Kota Terpadu (P3KT).

Hidayat, Muhammad Alvan, Mohammad Taufiq, and Ery Suhartanto. 2014. Studi Perencanaan Sistem Penyediaan Air Bersih Untuk Kecamatan Kubu.

Kabupaten Karangasem. Jurnal Teknik niversitas Brawijaya. Universitas Brawijaya.

Kusuma, Indra Siregar. (2017). Perencanaan Sistem JaringanPerpipaan

Distribusi Air Minum di Perumahan Medan Ressort City. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Lewiss, A. Rossman (2000). Epanet 2 Users Manual. Ekamitra Engineering.

Cincinnati. Linsley, R.K., Franzini, J.B, (1991), Teknik Sumberdaya Air Jilid 1, Erlangga, Jakarta.

Noerbambang , Soufyan Moh dan Takeo Morimura. (2005). Perancangan Dan Pemeliharaan Sistem Plambing. Pradnya Paramita. Jakarta.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2010). PERMENKES RI NO 492/MENKES/PER/IV/2010. Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air bersih

RH. Dairi (2020). Analisis Aksesibilitas Air Bersih Bagi Masyarakat Kelurahan Wajo Kecamatan Murhum Kota Baubaun

https://id.wikipedia.org/wiki/Pipa_(saluran)

https://training.inviro.co.id/beberapa-macam-sumber-air-ditinjau-dari-asalnya/

https://bpsdm.pu.go.id/center/pelatihan/uploads/edok/2018/11/aee05_3._Fungsi_Ground_Reservoir.docx.pdf

https://bpsdm.pu.go.id/center/pelatihan/uploads/edok/2018/11/16515_9._Pengenalan_Program_Epanet.docx.pdf

Downloads

Published

2022-05-23