RESPON PERTUMBUHAN IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis) MELALUI PENAMBAHAN TEPUNG CACING LAUT (Nereis,sp) SEBAGAI SUMBER PROTEIN DALAM PAKAN BUATAN

Authors

  • Tamar Mustari Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Keywords:

tepung cacing nereis, parameter pertumbuhan

Abstract

Cacing laut (Nereis sp) memiliki potensi sebagai bahan baku pakan buatan bagi ikan budidaya seperti ikan Kerapu Tikus (Cromileptes altvelis), karena mengadung protein dan  asam-asam amino esensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi pakan cacing laut dalam pakan buatan, agar diperoleh pertumbuhan ikan yang optimal.  Penelitian ini menggunakan Racangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, Sebagai perlakuan adalah penambahan tepung cacing laut dalam pakan buatan dengan dosis berbeda dimana pada perlakuan A (0% cacing laut), B ( 10% tepung cacing laut), C (20% tepung cacing laut), dan D ( 30% tepung cacing laut).  Hasil penelitian memperlihatkan penambahan tepung cacing laut (30%) dalam pakan buatan memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan ikan kerapu bebek dengan perlakuan D yang tertinggi sebesar 9,218 gram, dan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap, tingkat kelansungan hidup, dan  konversi pakan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, T, Ratnawati., dan Jamil M.RY. 1999. Budidaya Bandeng Secara Intensif. Penebar Swadaya. Jogyakarta

Ariawan, K., A. Basyar, Kaslani, dan E. Sutanti. 2004. Percepatan proses tumbuh cacing lur (Nereis sp.) melalui pengkayaan media dengan berbagai sumber bahan organic. Media Air Payau. Balai Pengembangan Budidaya Air Payau. Jepara, No. 4 : 35-40.

Boyd, C.E., 1979. Water Quality in Warm water Fish Pond. Auburn University. Alabama. 359 pp.

Effendie, M. I. 1978. Biologi Perikanan. Fakultas Perikanan IPB, Bogor

Effendie M.I. 1997. Biologi Perikanan.

Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusantara.

Nybakken JW. 1992 Biologi Laut : Suatu Pendekatan Ekologis. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta 480 hal.

Stickney. R. R., 1994, Culture of Nonsalmonid Fresh Water. CRC. Press Inc. Bota Raston

Sunyoto P, 1994. Pembesaran Kerapu dengan Keramba Jaring Apung. PT. Penebar Swadaya, Jakarta.

Suprakto, B. dan Fahlivi, M. R. 2007. Studi tentang kesesuaian lokasi buidaya ikan di KJA di perairan Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep. Pembangunan kelautan berbasis IPTEK dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Prosiding Seminal Kelautan III, Universitas Hang Tuah. Surabaya.

Suwignyo, S., B. Widigdo., Y. Wardiatno., M. Krisanti. 1997. Avertebrata Air. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Dance, SP (ed).

Yuwono, E. A. Sahri & Sugiarto, 2005. Asistensi Teknis Pengembangan Budidaya Cacing Lur di PT Birulaut Katulistiwa, Lampung. Laporan, Lembaga Penelitian UNSOED, Purwokerto.

Zonneveld. N., E. A. Huisman., J. H. Boon., 1991, Prinsip – Prinsip Budidaya ikan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Downloads

Published

2014-05-01

How to Cite

Mustari, T. (2014). RESPON PERTUMBUHAN IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis) MELALUI PENAMBAHAN TEPUNG CACING LAUT (Nereis,sp) SEBAGAI SUMBER PROTEIN DALAM PAKAN BUATAN . AquaMarine (Jurnal FPIK UNIDAYAN ), 2(1), 11-15. Retrieved from https://ejournal.lppmunidayan.ac.id/index.php/aquamarine/article/view/239