PENGARUH SERTIFIKASI GURU DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI SMA NEGERI 2 KALEDUPA
Keywords:
Sertifikasi Kerja, Motivasi Kerja, Knerja GuruAbstract
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui pengaruh sertifikasi guru terhadap kinerja guru di SMA Negeri 2 Kaledupa. (2) Untuk mengetahui pengaruh motivasi keja terrrhadap kinerja guru di SMA Negeri 2 Kaledupa.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang menghubungkan antara sertifikasi guru (X_1) dan motivasi kerja (X_2) terhadap kinerja guru (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh 20 orang guru yang tersertifikasi di SMA Negeri 2 Kaledupa. Dalam pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan istrumen yang berupa kuisioner (angket) dengan sejumlah pertanyaan yang tertulis dan digunakan untuk memperoleh informasi dari responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif dan diolah menggunakan aplikasi spss 22. Berdasarkan hasil penelitian diperolah kesimpulan: (1) Sertifikasi guru berpengaruh positif secara parsial terhadap Kinerja Guru. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi X1 sebesar 42,191 menyatakan bahwa setiap kenaikan Sertifikasi Guru sebesar 2 persen akan meningkatkan Kinerja Guru sebesar 42,191 persen. (2) Motivasi Kerja Guru berpengaruh positif secara parsial terhadap Kinerja Guru. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi X2 sebesar 38,319 menyatakan bahwa setiap kenaikan Sertifikasi Guru sebesar 3 satuan akan meningkatkan Kinerja Guru sebesar 38,319 satuan. (3) Sertifikasi Guru dan Motivasi Kerja Guru berpengaruh positif secara bersama-sama terhadap Kinerja Guru. Dengan persamaan garis regresinya adalah Y = -0,309 + 0,479X1 + 0,521X2. Hal ini ditunjukan dengan nilai koefisien (X1) 0,479 yaitu apabila nilai sertifikasi guru (X1) meningkat satu satuan maka nilai kinerja guru (Y) meningkat sebesar 0,479 satu satuan dengan asumsi (X1) tetap. Nilai koefisien (X2) sebesar 0,521 yang berarti apa bila nilai motivasi kerja (X2) meningkat satu satuan maka pertambahan nilai pada kinerja guru. (Y) sebesar 0,521 dengan asumsi (X2) Tetap. Implementasi program sertifikasi guru diarahkan pada peningkatan kinerja guru sehingga dapat mencapai hasil pembelajaran peserta didiknya secara optimal. Dalam peningkatan kinerja guru, program sertifikasi guru memberikan potensi kepada guru untuk selalu termotivasi untuk bekerja secara professional. Oleh karena itu, dari uraian dan hasil analisis di atas, dapat disimpulkan bahwa sertifikasi guru dalam meningkatkan kinerja guru dapat dipengaruhi oleh faktor lain, yaitu motivasi kerja guru itu sendiri baik internal maupun eksternal
Downloads
References
Caniago, Mukhlis. 2009. Profesionalisme Kinerja Guru Menyonsong Masa Depan
E.Mulyasa. 2009. Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung; Remaja Rosdakarya
Hamalik. 2007. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta:Bumi Aksara
Hamalik.2003.Proses Belajar Mengajar. Jakarta; PT. Bumi Aksara
Kadarisman. 2012. Manajemen Konpensasi. Jakarta: Rajawali Pers
Khodijah. 2014. Psikologis Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pres
Kunandar, 2010. Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Sukses dalam Sertifikasi Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Leba, Sumardjono Padmomartono. 2014. Profesi Kependidikan, Yokyakarta: Ombak
Mangkunegara, AA. Anwar Prabu. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: PT.Rosda Karya
Mansur Muslich 2007 Sertifikasi Guru Menuju Profesionalisme Pendidik. Jakarta: Bumi Aksara
Margono, S. 2004. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Kineka Cipta
Merintis, Yamin. 2006. Sertifikasi Guru Profesi Keguruan di Indonesia. Jakarta: Gaung Persada Press
Nur Zulaekha. 2011. Panduan Sukses Lulus Sertifikasi Guru. Yokyakarta: Pinus Book Publisher
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan
Permendiknas No. 10 Tahun 2007 Tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan
Permendiknas No. 18 Tahun 2007 Tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan
Ratmawati, Ec. D. Dan N. Heracwati. (2009). Perilaku Organisasi. Jakarta; Universitas Terbuka
Riduwan, 2007. Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru.Bandung; Alfabeta
Sardiman. 1986. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: CV . Rajawali
Sardiman. 2007 .Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Suyatno. 2008. Panduan Sertifikasi Guru. Jakarta: PT. Indeks
Tambunan. 2015. Pemimpin dan Kepemimpinan. Yogyakarta: Graha Ilmu
